



Pada Jumat siang, tepat pukul 13.00 WITA, suasana di depan Masjid As Sa’adah tampak berbeda dari biasanya. Setelah kegiatan ibadah selesai, sejumlah warga yang melintas dikejutkan oleh kehadiran jajaran Satuan Lalu Lintas yang menggelar aksi sosial bertajuk “Polantas Menyapa”. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas IPTU Rachmad Hidayat Noor, S.H, didampingi para personel, di antaranya Kanit Regident, Kanit Gakkum, Kanit Patwal, Kanit Kamsel, serta Baur SIM, Beserta Polwan Polres balangan
Dengan penuh keramahan dan salam hangat, para petugas membagikan nasi bungkus kepada masyarakat sekitar, khususnya jamaah masjid dan pengguna jalan yang melintas. Kehadiran anggota Polantas berseragam lengkap ini bukan dalam rangka penertiban atau razia, melainkan menunjukkan sisi humanis kepolisian yang semakin digencarkan melalui program-program sosial.
IPTU Rachmad Hidayat Noor, S.H, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polantas terhadap masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Semoga kegiatan kecil ini dapat membawa manfaat dan semakin mempererat silaturahmi antara Polantas dan warga,” ujarnya sambil membagikan paket nasi kepada seorang pengendara yang berhenti.
Antusiasme warga tampak jelas. Banyak jamaah yang baru keluar dari masjid menerima paket makanan tersebut dengan senyum dan ucapan terima kasih. Beberapa warga juga memuji inisiatif positif ini karena dinilai memberikan dampak baik, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain membagikan nasi bungkus, para personel Kanit Patwal dan Kanit Kamsel juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan imbauan keselamatan berkendara, seperti pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi. Sementara itu, petugas dari Baur SIM turut memberikan informasi mengenai prosedur pengurusan SIM yang benar, sehingga masyarakat tidak mudah terjebak pada praktik percaloan.
Kegiatan “Polantas Menyapa” ini berlangsung kurang lebih satu jam dan berjalan dengan tertib serta penuh kehangatan. Kehadiran polisi yang menyapa dan berbagi langsung di tengah masyarakat ini diharapkan menjadi contoh positif, bahwa pelayanan kepolisian dapat menyentuh banyak aspek, termasuk kepedulian sosial.




Dengan aksi sederhana namun bermakna ini, jajaran Satlantas menunjukkan komitmen mereka untuk terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat, membangun budaya tertib berlalu lintas, sekaligus menegaskan bahwa polisi hadir sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat warga.

