Balangan – Suasana ceria dan tawa riang anak-anak pagi itu memenuhi Aula TKIT Al Istiqamah, Jumat (07/11/2025). Namun bukan hanya karena lagu atau permainan seperti biasanya — kali ini mereka kedatangan tamu istimewa. Ya, para anak-anak ini tampak antusias menyambut kehadiran Polisi Lalu Lintas dari Satlantas Polres Balangan yang datang bukan untuk menilang atau menegur, melainkan untuk menjadi sahabat mereka dalam kegiatan edukatif bertajuk “Polisi Sahabat Anak (PSA)”.


Dari balik helm dan rompi berwarna cerah, para anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Balangan yang dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel, terlihat berbaur akrab bersama para siswa. Dengan penuh kesabaran dan kehangatan, mereka menjelaskan arti rambu lalu lintas, cara menyeberang jalan dengan aman, hingga pentingnya memakai helm bagi pengendara sepeda motor — tentu dengan gaya yang disesuaikan dengan dunia anak-anak: penuh warna, lagu, dan permainan.
“Anak-anak ini adalah generasi masa depan. Kalau sejak dini mereka sudah mengenal pentingnya tertib berlalu lintas, maka di masa depan mereka akan tumbuh menjadi pengguna jalan yang berdisiplin dan beretika,” ujar Kanit Kamsel Satlantas Polres Balangan di sela kegiatan.
Kegiatan Polisi Sahabat Anak kali ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Petugas juga membawa maskot boneka polisi lalu lintas, yang langsung mencuri perhatian anak-anak. Gelak tawa pecah ketika boneka polisi itu menirukan aba-aba lalu lintas dan memberi salam kepada para murid. Tak hanya mendengarkan, para siswa juga diajak bermain peran menjadi “polisi kecil”, lengkap dengan peluit dan rompi mini, mengatur lalu lintas mini di halaman sekolah.
Para guru TKIT Al Istiqamah pun mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut mereka, pendekatan seperti ini sangat efektif, karena anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan dan mudah diingat.
“Mereka jadi tahu apa arti lampu merah, kuning, dan hijau. Bahkan ada yang bilang mau jadi polisi kalau besar nanti,” tutur salah satu guru sambil tersenyum bangga melihat antusias siswanya.
Selain edukasi lalu lintas, petugas juga menanamkan nilai kedisiplinan, rasa hormat terhadap sesama pengguna jalan, serta pentingnya saling menjaga keselamatan. Di akhir kegiatan, seluruh siswa diberi kesempatan untuk foto bersama dengan anggota polisi, yang kini sudah benar-benar menjadi sahabat baru bagi mereka.
Suasana penuh kehangatan itu menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai figur yang dekat, humanis, dan menginspirasi. Kegiatan seperti ini menjadi cerminan nyata dari semangat “POLANTAS BANUA PRESISI, MODERN, DEKAT DAN BERSAHABAT.”

Dan siapa sangka — mungkin dari tawa kecil yang bergema di aula sekolah itu, kelak akan lahir generasi yang lebih sadar keselamatan, lebih peduli, dan lebih mencintai tertib lalu lintas.
Satlantas Polres Balangan terus berkomitmen untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Karena keselamatan bukan sekadar kewajiban — melainkan kebiasaan yang dimulai dari hal kecil, dari anak-anak, dan dari hati yang tulus ingin menjaga sesama.



